Pudak – SMK Nurul Huda Ngawen menggelar upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus upacara pembukaan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat sekaligus religius karena bertepatan dengan awal bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. (14/08)
Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam rangkaian upacara adalah ketika para siswa SMK Nurul Huda bersama-sama melantunkan sholawat. Lantunan sholawat tersebut memberikan nuansa berbeda dalam peringatan Hari Pramuka tahun ini, sekaligus menjadi bentuk penguatan nilai religius dan kebersamaan di lingkungan sekolah.
Upacara tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati lahirnya Gerakan Pramuka, tetapi juga menjadi awal pelaksanaan Perjusa bagi para peserta didik. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk belajar kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, serta membangun karakter yang akan berguna dalam kehidupan mereka di masa mendatang.
Baca juga: SMK Nurul Huda Ngawen Gelar Tes TOEIC untuk Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa
Waka Humas SMK Nurul Huda Ngawen sekaligus pembina upacara hari ini, Ibu Nur Jamilatul Khafidzoh, S.Si., menyampaikan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan di alam terbuka atau perkemahan, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan kesiapan siswa menghadapi masa depan.
“Bagi saya, Pramuka itu tempat membentuk karakter yang baik. Pramuka bisa membentuk karakter jiwa siswa menjadi kuat, tidak mudah menyerah dan tahan banting,” ungkapnya.
Sebagai Ketua BKK SMK Nurul Huda, beliau juga melihat secara langsung bahwa pengalaman mengikuti Pramuka dapat menjadi nilai tambah bagi siswa ketika memasuki dunia kerja. Beliau menceritakan pengalamannya saat mendampingi alumni menuju salah satu perusahaan di Ungaran.
Menurutnya, pihak perusahaan bahkan menanyakan apakah di antara para calon pekerja tersebut pernah mengikuti ekstrakurikuler Pramuka. Siswa yang memiliki pengalaman Pramuka kemudian mendapatkan kesempatan untuk ditempatkan di bagian Quality Control (QC) tanpa melalui tes yang sama seperti calon pekerja lainnya.
Baca juga: SMK Nurul Huda Ngawen Khurmat Haul ke-2 KH Kholil Syarqowi Lengkong Melalui Istighotsah Bersama
Pengalaman tersebut, menurut Ibu Nur Jamilatul Khafidzoh, menjadi salah satu bukti bahwa karakter yang dibentuk melalui kegiatan Pramuka dapat menjadi pertimbangan positif di dunia kerja.
“Pramuka itu sebenarnya oleh perusahaan mempunyai nilai plus, yaitu anak yang ikut Pramuka dianggap mempunyai karakter yang bagus,” jelasnya.
Beliau berharap kegiatan Pramuka di SMK Nurul Huda ke depan semakin diminati dan mampu membentuk peserta didik menjadi generasi yang lebih kuat, mandiri, serta memiliki karakter positif. Namun, proses pembentukan karakter tersebut menurutnya tidak harus dilakukan melalui perlakuan yang keras.
“Yang penting tujuannya satu, bisa membentuk karakter kuat siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan peserta didik. Nilai seperti rela menolong, tabah, mandiri, dan bertanggung jawab dinilai menjadi bekal penting bagi siswa, baik ketika melanjutkan pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja.
Beliau juga memberikan pesan kepada anggota Pramuka, khususnya para tamu ambalan tahun 2026–2027, agar mampu menunjukkan karakter yang berbeda dan lebih baik.
“Anak Pramuka itu harus punya pembeda. Kalau ada apa-apa, langsung sat-set dan siap bergerak. Ketika seseorang dengan ikhlas mendaftarkan diri dalam Pramuka, berarti dia sudah siap untuk menjadi lebih baik dan mempunyai target,” tuturnya.
Baca juga: Ilzam Thobibi Wakili SMK Nurul Huda Ngawen di LKS Teknik Sepeda Motor Kabupaten Blora 2026
Menurutnya, menjadi anggota Pramuka bukan sekadar mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, tetapi merupakan proses untuk membentuk pribadi yang memiliki tujuan, kemandirian, dan semangat untuk berkembang.
Beliau berharap Pramuka SMK Nurul Huda tahun 2026–2027 mampu mencetak generasi yang berkarakter lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, ekstrakurikuler Pramuka diharapkan semakin diminati siswa karena dapat memberikan pengalaman sekaligus menjadi nilai tambah ketika mereka melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.
“Bentuk karaktermu dengan baik di Pramuka, maka kamu yang akan menuai hasilnya,” pesannya kepada para peserta didik.
Pelaksanaan Hari Pramuka ke-65 yang dirangkaikan dengan pembukaan Perjusa dan pembacaan sholawat bersama tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar SMK Nurul Huda. Perpaduan antara semangat kepramukaan, pendidikan karakter, nilai kebangsaan, dan nuansa religius di awal bulan Maulid Nabi diharapkan mampu memberikan pengalaman bermakna bagi para siswa.
Melalui Perjusa, para peserta tidak hanya diharapkan mampu menyelesaikan rangkaian kegiatan hari ini, tetapi juga membawa nilai-nilai yang diperoleh untuk kehidupan mereka ke depan. Sebab, karakter yang dibangun sejak bangku sekolah merupakan salah satu bekal penting dalam menentukan langkah ketika memasuki dunia pendidikan lanjutan, masyarakat, maupun dunia kerja.
Jurnalis: Dita dan Nasafa






